Kementerian PKP Laporkan Realisasi Anggaran Terhadap Rp2,60 Triliun

[original_title]

custompaperswriting.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menginformasikan bahwa realisasi anggaran hingga tanggal 1 Juli 2026 mencapai Rp2,60 triliun, yang setara dengan 25,27 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp10,31 triliun. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel, dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu.

Didyk menjelaskan, realisasi anggaran program tersebut mencakup berbagai segmen. Untuk dukungan manajemen, tercatat Rp497 miliar, sedangkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mencapai Rp1,9 triliun, atau 22,25 persen dari anggaran yang dialokasikan. Selain itu, untuk program pembangunan rumah susun, realisasi mencapai Rp151 miliar, yang sejatinya telah mencapai 40,61 persen, dan untuk pembangunan rumah khusus sebesar Rp23,4 miliar atau 11,73 persen.

Dalam penanganan kawasan kumuh dan sanitasi, Didyk mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan lelang. Untuk kegiatan monitoring dan evaluasi, realisasi anggaran telah mencapai Rp23,12 miliar, atau 43,57 persen.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menambahkan bahwa sekitar 80 persen dari total anggaran kementerian tahun ini difokuskan pada program renovasi untuk 400.000 rumah tidak layak huni (RTLH). Alokasi tersebut juga mencakup sekitar Rp8 triliun yang ditujukan untuk mendukung proyek renovasi secara nasional, dengan 15.000 unit di antaranya dialokasikan untuk kawasan perbatasan.

Pelaksanaan Program BSPS dilakukan melalui pemberian stimulan, di mana bantuan rata-rata mencapai Rp20 juta per unit rumah. Melalui program ini, diharapkan kondisi hunian masyarakat dapat segera membaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *