IHSG Naik Setelah Harga Minyak Koreksi Usai Kesepakatan AS-Iran

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore mencatatkan penguatan signifikan, ditutup naik 247,31 poin atau 4,12 persen di posisi 6.254,97. Hal ini dipicu oleh penurunan harga minyak mentah global akibat kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dijadwalkan ditandatangani pada 19 Juni 2026 di Swiss.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa optimisme terhadap kesepakatan ini mendorong koreksi harga minyak lebih dari 4 persen, yang kini berada di sekitar 80 dolar AS per barel (WTI) dan sekitar 83 dolar AS per barel (Brent). Penurunan harga minyak dianggap positif karena mengurangi tekanan inflasi dan potensi pelebaran defisit anggaran negara.

Pada perdagangan hari Selasa, Ratna memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 6.150 hingga 6.400. IHSG menunjukkan performa baik dengan berada di zona hijau sepanjang sesi perdagangan. Sepanjang hari tersebut, seluruh sektor mengalami penguatan, terutama sektor baku yang mencatat kenaikan 7,28 persen, diikuti sektor industri dan keuangan masing-masing naik 4,63 persen dan 3,70 persen.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.258.808 kali transaksi dengan volume perdagangan mencapai 54,61 miliar lembar saham, bernilai Rp30,14 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 603 saham mengalami kenaikan, 125 saham menurun, dan 90 saham tidak mengalami perubahan harga.

Di Asia, bursa saham menunjukkan arah yang bervariasi, di mana indeks Nikkei menguat 5,33 persen, sementara indeks Hang Seng dan Strait Times mengalami penurunan. Perkembangan ini menggambarkan dinamika yang terjadi di pasar saham regional sebagai respon terhadap situasi global yang berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *