Pasar Memperhatikan Kebijakan Moneter Global, IHSG Diperkirakan Stabil Pekan Ini

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan bergerak mendatar selama pekan ini, yakni dari tanggal 27 hingga 30 April 2026. Proyeksi tersebut disampaikan oleh Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, yang menjelaskan bahwa sentimen utama yang memengaruhi pergerakan IHSG berasal dari kebijakan moneter di berbagai negara maju.

Selama pekan ini, pelaku pasar akan mengamati arah kebijakan yang diambil oleh bank sentral di negara-negara seperti Amerika Serikat, Eropa, Inggris, serta Jepang. Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang dijadwalkan pada Kamis, 29 April, menjadi salah satu momen penting, di mana suku bunga acuannya diperkirakan tetap di kisaran 3,5-3,75 persen. Hal serupa juga diperkirakan dari European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE), sementara Bank of Japan (BoJ) diharapkan akan mempertahankan suku bunga 0,75 persen.

Selain kebijakan moneter, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah rilis data ekonomi dari Amerika Serikat, termasuk data kepercayaan konsumen, data perumahan, serta Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal I 2026, bersama dengan data inflasi dari kawasan Euro.

Pada perdagangan terakhir yang terjadi pada Jumat, 24 April, IHSG ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen menjadi 7.129,49. Di saat bersamaan, indeks LQ45 juga mengalami penurunan sebesar 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76. Sementara itu, bursa saham Eropa cenderung melemah dengan indeks Euro Stoxx 50 turun 0,19 persen, di tengah pergerakan variatif di Wall Street.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *