custompaperswriting.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah resmi meluncurkan program kuotasi Liquidity Provider saham pada hari Senin. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat likuiditas dan efisiensi perdagangan di pasar modal Indonesia. Pelaksanaan kuotasi perdana dilaksanakan oleh Phintraco Sekuritas sebagai salah satu Anggota Bursa (AB).
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengungkapkan bahwa partisipasi aktif dari AB dalam program ini sangat penting untuk meningkatkan likuiditas serta kualitas pembentukan harga. “Kami mengapresiasi komitmen Phintraco Sekuritas dalam mendukung program Liquidity Provider saham dan berharap ini dapat mendorong peningkatan likuiditas, khususnya pada saham-saham yang memiliki potensi,” jelas Irvan.
Pada tahap awal, Phintraco Sekuritas akan memberikan kuotasi dalam bentuk penyediaan order beli dan jual untuk lima saham, termasuk PT Gudang Garam Tbk, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, PT Trans Power Marine Tbk, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk. Irvan menambahkan bahwa kehadiran Liquidity Provider saham diharapkan dapat mengurangi bid-ask spread, meningkatkan kedalaman pasar, serta mendukung kemudahan transaksi bagi investor.
BEI menilai keterlibatan AB dalam program ini sebagai faktor kunci keberhasilan. Oleh karena itu, mereka mendorong partisipasi lebih luas dari pelaku pasar agar inisiatif ini dapat berjalan secara optimal. Irvan berharap bahwa kesuksesan pelaksanaan kuotasi perdana ini dapat menjadi dorongan bagi AB lainnya untuk ikut berpartisipasi, memperkuat ekosistem perdagangan yang lebih likuid dan kredibel.
Ia juga menegaskan komitmen BEI untuk terus memperdalam pasar dengan melakukan evaluasi berkala serta memberikan insentif bagi seluruh AB. Langkah ini dianggap penting untuk meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat regional maupun global.