Hashim Ingatkan Otoritas Pasar Modal Agar Diperketat Pengawasannya

[original_title]

custompaperswriting.com – Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap otoritas pasar modal Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara ASEAN Climate Forum yang berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, baru-baru ini.

Hashim mengingatkan tentang dampak dari pengumuman MSCI Inc. yang menyebabkan Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama beberapa hari. Insiden tersebut, lanjutnya, juga menimbulkan desakan untuk pengunduran diri beberapa pejabat tinggi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta BEI.

“Diawali dari kejadian minggu lalu yang berakibat pada jatuhnya pasar saham, insiden ini menjadi perhatian serius. Kebijakan MSCI menunjukkan kurangnya transparansi dan kredibilitas di pasar saham Indonesia,” ujar Hashim. Ia menyoroti adanya dugaan praktik manipulasi harga saham atau “goreng-menggoreng saham” yang memperburuk situasi.

Hashim mengungkapkan bahwa MSCI telah mengirimkan empat surat kepada otoritas pasar modal Indonesia terkait masalah tersebut. Dalam konteks ini, Hashim menyerukan perlunya membangun kepercayaan dan kredibilitas agar pasar saham Indonesia dapat berfungsi dengan baik. Ia menerima masukan dari para investor yang menginginkan adanya upaya untuk menjaga integritas pasar.

Lebih lanjut, MSCI telah menunda review indeks untuk saham-saham Indonesia dan memberi peringatan terkait kemungkinan penurunan peringkat dari emerging market ke frontier market. Dengan tenggat waktu hingga Mei 2026, MSCI meminta perbaikan dari otoritas terkait. Dalam rangka menjawab tantangan ini, BEI secara rutin mengadakan pertemuan teknis dengan MSCI untuk membahas langkah-langkah ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *